Kamis, 22 September 2011

tulisan ku


BIDARA BERKHASIAT

 “Dan golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan. Mereka berada diantara pohon bidara tak berduri dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya)”. (Q.S Al-Waqi’ah 27-29).
Dalam sebuah Hadits diriwayatkan oleh Ashab as-Sittah dan Ahmad disebutkan bahwa Rosulullah bersabda: اغسلوه بماء و سدر
“Cucilah ia dengan air dan pohon bidara!”
Nama latin as-sidr atau kita kenal pohon bidara ini adalah Zizyphus spinachristi atau crist’s thorn (diri yang disakralkan). Habitat asalnya dari Semenanjung Arab dan Yaman, tapi tumuhan ini juga ditanam di Mesir, tepi pantai Laut Tengah dan sampailah ke Indonesia. Pohon yang sering kita lihat dipinggiran jalan yang berupa tumbuhan semak berduri, yang mungkin kita acuhkan namun ternyata keseluruhannya sangat bermanfaat bagi kita manusia. Mulai dari bawah sampai pucuknya.
Menurut al-Hafidz adz-Dzahabi mandi menggunakan pohon bidara membuat kepala terasa lebih nyaman serta menghilangkan panas. Bahkan Rosulullah SAW sampai menyertakan pohon bidara ini dalam memandikan jenazah.
Ibnu al-Qayyim mengatakan, pohon bidara ini banyak kemanfaatannya, mulai dari mengobati diare, meredakan penyakit kuning, menggemukkan badan, menambah nafsu makan hingga mengobati sariawan akibat pencernaan yang tidak lancar. Tangkai daunnya dapat memperkuat usus danmemperbaiki kondisi cairan empedu. Unsure-unsur penting yang terkandung dalam pohon tersebut adalah gula anggur, buah-buahan, zizyphic acid dan rasa asam yang tajam. Selain rasa buahnya yang manis dan berbau harum juga sangat bergizi dan bermanfaat guna menyegarkan pernafasan, menjaga suhu tubuh, mengobati campak dan cacar air serta menghentikan infeksi pada lambung. Daunnya yang direbus hingga mendidih dapat menahan pendarahan, mambasmi cacing-cacing, mancegah diare, memperkuat akar rambut, mengobati penyakit asma serta berbagai penyakit lainnya yang menyerang paru-paru. Bisulpun bias disembuhkan oleh daun ini dengan cara membalutkan kain yang telah ditempeli daun bidara pada daerah bisul.
Sementara itu, kayunya yang dimasak berguna untuk mengobati infeksi pada usus, mencegah pendarahan, melancarkan menstruasi dan menghentikan diare. Hingga getahnyapun mampu menghilangkan liken (lichen planus).
Tuhan takkan sia-sia dalam menciptakan makhluk-Nya, apapun itu. Bahkan, terkadang sesuatu yang anda kira sepele justru itulah yang paling anda butuhkan. Maka nikamat Tuhan kamu berdua yangmanakah yang kamuu berdua dustakan…(al-Rahman :13).
Dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar